Rabu, 09 Mei 2012

It was ..... damn funny :D

I found this pict at my facebook that was tagged by my cousin.
This pict was taken at my second home, Paingan :D

That was ME not a 'kuntilanak' :D


Rindu Rona

Dulu kelas sepuluh aku memiliki beberapa sahabat dekat yang pasti sudah permah kuceritakan.
Kami berempat dan kami semua pisah kelas.
Dua diantara kami satu kelas.
Singkat cerita, karena sebuah kesalahpahaman mereka bertengkar.
Mereka berjauhan.
Keduanya dekat di hatiku, setidaknya begitu ku pikir untuk saat ini, entah nanti.
Sayangnya, satu di antar mereka berdua, yang mengaku menyukai 'berbicara dengan sayur-sayuran' seperti kehilangan rona.
Dia berbeda, dia berubah, warna hidupnya di kelas itu memudar.
Aku ingin dia kembali seperti dulu, seperti orang yang ku kenal dulu, dengan segenggam tawa yang senantiasa ada sejak mataku bertumbukan dengan ujung rambutnya atau bahkan ujung kuku mungilnya.
Sungguh, sudah lama aku memperhatikan, sudah lama aku kehilangan rona itu,
dan aku merindukannya ....

Galau = Virus

Ada waktu ketika masalah tiba-tiba menghampirimu sili berganti. Satu masalah kecil datang, lalu masalah kecil lainnya ikut nimbrung dan menjadi masalah yang kompleks. Di lain kasus satu masalah besar datang dan ketika kau belum sempat memikirkan penyelesaiannya, tiba-tiba satu masalah besar lainnya mampir di hidupmu. 
Tuhan menyayangi umatnya, ku rasa itu menjadi salah satu alasan tersendiri mengapa Tuhan memberimu masalah. Kau bisa menyebutnya ujian, ujian hidup lebih tepatnya ...
Ujian hidup? mendengarnya saja sudah terasa sangat memberatkan. Dua kata yang bersanding itu mmapu menjadi momok tersendiri bagi orang-orang yang sedang mencari jati diri, sama halnya denganmu, remaja.
Konon katanya wanita itu lebih dewasa dua tahun dibandingkan umurnya yang sesungguhnya, sedangkan lelaki tidak. Kau tahu? itu artinya wanita lebih berpotensi untuk memiliki masalah yang lebih kompleks dari lelaki. Emm .. setidaknya itu menurutku. Juga mengapa tingkat remaja yang sedang bimbang atau istilah gaulnya GALAU menduduki presentase yang lebih tinggi dibandingkan lelaki.
Aku tidak mengerti mengapa, sebagai wanita juga, aku tak jarang merasakan apa yang orang-orang sebut dengan galau. Yaa, semacam menunda untuk menyenangkan diri, itulah definisiku untuk galau. haha
Nah, apa hubungannya galau dan masalah di sini?
Sempat aku berpikir bahwa galau merupakan virus mematikan bagi remaja masa kini. Bayangkan saja berapa banyak waktu remaja yang digunakan untuk menggalau. Menggalau di sini dalam arti menunda mengambil tindakan pasti dan nyata, galau di sini hanya berpikir, diam, dan menimbang-nimbang. Bisa juga mencari jawaban dari pertanyaan yang sudah memiliki jawaban atau mungkin hanya sekedar memikirkan sesuatu yang membuatnya harus keluar dari zona nyaman. Aku tidak mengerti, aku sedikit sulit mendeskripsikannya, tetapi, ... aku juga sering merasakannya. Lebih parahnya adalah .. MALAM hari.
Galau, percaya atau tidak dia akan mempersulit langkahmu untuk berpikir lebih jernih. Ibarat yang sudah kusebutkan tadi, dia seperti virus, merusak.
Masalah yang kau hadapi tidak cukup untuk digalaukan terus-menerus. Semakin kau mengubur dalam-dalam virus galau itu ke dalam hidup dan masalah-masalahmu maka dia akan menuntunmu pada pembuangan waktu dan .... yang lebih parah menghambatmu untuk menemukan titik terang masalahmu.
Singkirkan galaumu, jangan berpikir terlalu rumit, berpikirlah secara praktis. Ada kalanya otakmu butuh istirahat dan ada kalanya hatimu tidak perlu bekerja terlalu keras. Tersenyumlah, hadapi dulu masalahmu, ambil solusi yang sekirnaya menurutmu paling tepat sekali pun kau tidak begitu yakin. Masalah hasil, lihat saja nanti.
Tetap tersenyum teman :) tingkatka kualitas hidupmu dengan mengurangi galau.


Senin, 07 Mei 2012

My Beloved

  

She's My cousin, my beloved, my bluetonic friend, my everything :*




Classmate

Dian, Lintang, Anit, Nay, Hanin, Cici, Yesha.

Dian, Anjela, Hanin, Ratih, Dinda, Vea, Lintang, Anit.

Ragu

Erfan, Imam, Hendri, Fendi, Anit, Dion, Rangga (uups kepotong), Dede, Ajik, Marwan, +Ajek&Anggun as FG.

Here is the unforgettable PRADNYA SIWI 2010.

Pradnya Siwi adalah kenangan yang tidak pernah terlupakan. Pradnya Siwi adalah siswa-siswi cerdas (begitu kata Pak Ponidi). Pradnya Siwi adalah anak-anak manis jebolan SMP N 4 Pakem. Sekolah Negeri yang sarat akan keteraturan dan .... obsesi untuk menjadi pintar.

Angkatan Pradnya Siwi 2010 (2010). Kami semua berhasil lulus 100% dengan nilai yang memuaskan. Itu singkat ceritanya.

Foto di atas di ambil di pinggir jalan sepulang dari Pantai Sepanjang,Wonosari. Saat itu tidak satu angkatan berhasil diajak untuk turing karena kesibukan. Hanya sekitar 10-15an orang saja. Saat itu hanya aku dan Anggun Mayasari(Anggun) yang paling cantik di rombongan touring saat itu. Lainnya? tentu saja lelaki sejati semua, InsyAlloh sejati wkwkwk (peace teman-teman :D).

Kami berangkat pagi-pagi dan menghabiskan waktu di Pantai Sepanjang dan sekitarnya. Kami kehujanan, kami memang hujan-hujanan lebih tepatnya. Kami makan mie rebus yang dibuatkan oleh keluarga Annalisya (Minul) yang kebetulan sedang family camp di Pantai Indrayanti. Kami menghabiskan satu kardus besar makanan ringan, kami menguburkan seorang dari kai di pasir, kami berfoto ria, dan kami .... bersenang-senang.

Waktu itu kali pertama PS10 touring dengan cewek-cewek (aku dan Anggun) karena sebelumnya mereka (gentleman) sudah sering touring, hanya saja tidak mengajak ladies-nya karena alasan tertentu.

Ingin mengulangi tentu saja. Tetapi belum ada kesempatan. Tetapi satu hal yang sangat berarti, aku menyukai berada bersama Pradnya Siwi 2010 :D
Cheers up guys! Semoga kita lebih kompak! #kode . Amin.

KARTININE


Ini THERMAL (The Right Member of IPA Lima). Ini keluargaku untuk setahun kedepan sampai kelas dua belas. Ini kenangan yang akan kuceritakan kepada cucuku kelak. Ini ...... hidupku.

Event KARTININE, acara Hari Kartini. Kami semua anak SMA N 9 Yogyakarta diwajibkan untuk mengenakan pakaian adat. Pakaian adat boleh dari mana pun, tetapi mayoritas memakai kebaya dan surjan.

Kami melangsungkan upacara peringatan, lomba-lomba, dan yang lebih menyenangkan .... menjadi hari yang spesial karena SMA 9 tidak melangsungkan KBM. Yaah, memang harus dimaklumi kalau sekolah kami jarang libur, bahkan sangat jarang ada jam kosong.

Ada lomba Dimas-diajeng yang diwakilkan oleh Yesaya Agnung Vernando Pradityatama dan Noveana Puspa Widiatri. Kalau di foto, mereka berdua mengenakan kebaya dan surjan warna merah. Cantik dan ganteng, kan? :D

Semua menyenangkan, semua mengasyikkan .. :D

PS: aku... baris terdepan, nomer dua dari kanan, kebaya putih-hijau :)