Selasa, 17 April 2012

Part of ...

8 April 2012, Ambarukmo Plaza, Yogyakarta.

Seusai mengerjakan tugas, aku menghabisakn waktu soreku untuk nonton film di 21 bersama Rastha Satya Dewabrana. Kami memutuskan untuk menonton film action yang sedang booming, The Raid. Kursi penuh dan malangnya kami mendapat seat N, jadi harus mendongak saat menonton film, hasilnya yaa pegel-pegel, but so memorable J

Suddenly, aku bertemu dengan teman SMPku yang tidak kusangka datang berduaan. Aku tahu mereka sudah lama dekat tapi aku tidakpernah menyangka mereka akan sedekat itu, mesra sekali. Bahkan aku kalah mesra dengan mereka yang mengaku hanya bersahabat. Sayangnya, aku sudah berjanji untuk tidak mengatakan pada siapa pun tentang pertemuanku dengan mereka. Kebetulan si cewek adalah teman dekatku.

Seusai nonton, aku dan Rastha memutuskan untuk mencari tempat makan. Bingung antara Solaria atau KFC. Tetapi KFC adalah pilihan terbaik karena kami tidak begitu lapar. Cukup lama kami berada di tempat yang melayani berbagai junk food itu. Bukan hanya sekedar mengobrol tapi juga bercerita dan mencurahkan isi hati. Sharing, begitulah bahasa gaulnya.

Karena sudah terlalu lama kami mencari salah satu kursi yang kosong di dalam mall itu, kurasa orang-orang pasti sudah bosan melihat kami terlalu lama nogkrong di KFC. Haha. Rutinitasnya masih sama, mengobrol. Sampai akhirnya kami harus puang karena sudah malam.

Malangnya, sampai di parkiran aku tidak menemukan dompetku di dalam tas. Aku kembali ke KFC dan menanyakan apakah ada dompet yang tertinggal. Untungnya, officeboy di KFC berbaik hati dan mengembalikan dompetku setelah melontarkan berbagai pertanyaan untuk ku jawab.

Aku bahagia malam itu, lebih dari sekedar bahagia...

Rastha-Anit


Selasa, 17 April 2012

Lintang-Anjani-Anjela

Hari ini Thermal (XI IPA 5-SMA N 9 YOGYAKARTA) mengadakan acara bakar-bakaran di rumah ketua kelas kami, Adam Guntur Mustofa-Adam- di rumah makannya yang terletak di Kadisoka. Tau Kadisoka? Kalau dari stadion Maguwoharjo, ambil jalan raya Maguwoharjo sampai perempatan Tajem lurus aja ke timur, ikuti jalan aja nanti sampai Kadisoka, Mie Klotok masih ke timur lagi hahaha
Sayangnya, my lovely Hanin ngga bisa join, kakeknya meninggal. Hanin, aku turut berduka yah :)
Foto-foto, ngobrol sana-sini, yang jelas happy banget. Mau share foto tapi belum dapat soft filenya dari Lintang.
All you guys, thank you for this kinnda wonderful day! love youu so much much much ! :*

Celah

Harusnya aku menyadarinya sejak awal ... kebodohan yang sangat menyakitkan dan sudah pasti sangat pedih dan tak berperi ini, minta ampun perihnya.

Hal simple yang tidakbanyak disadari, namun akal bawah sadarku akhirnya menyadari kedunguanku selama ini. Sudah lama dan aku baru saja bisa berpikir jernih tentang hal itu.

Aku tidak akan menyesali mengapa aku baru mengetahuinya belum lama ini. Hanya saja ... yang berkecamuk di dalam sini, di dalam tulang rusuk yang senantiasa membantu hirup dan hembusnya udara ini, tiba-tiba terasa begitu sesak, terasa begitu sempit dan tanpa celah sedikitpun.

bongkahan merah yang rentan di dalamnya juga sedikit mengeras karena menahan sakit dan putus asa. Karena kenyataan memenangkan segalanya, bukan?

Hingga detik aku menuliskan segala hal ini aku masih tergugu dalam anganku sebdiri, keegoisanku, mimpi dan harapan yang lambat-laun menguap tak bersisa, juga cita-cita yang menguburkan dirinya dalam-dalam hingga tak kasat mata.

Semula, yang berwarna putih itu menguning, membintik coklat dengan noda-noda yang kian membesar. awan mendung mengikuti tiap langkahku, bisakah kau lihat?

ada duka di sana, ada gelap, ada nestapa ....

Bagaimana denganku jika anganmu masih terbang mengangkasa ? Mencari celah dari awan yang lain.a





Yogyakarta, 9 April 2012


MOMO

What is MOMO?

Momo itu special, Momo itu ..... KUCING.
Yaap, kucing. Salah satu hewan yang paling ngga aku suka. Emm, jangan tanya kenapa. Bukan mauku buat ngga suka kucing, aku mual-mual kalo ngeliat kucing. Apalagi matanya sama bulunya, duhh lemes nih badan.
Tapi Momo beda, awalnya emang takut sama Momo, apalagi bulunya yang super tebel itu dan warnanya yang abu-abu .. berasa ngeliat ulet bulu raksasa!! sueerr.
Tapi Momo bikin aku jadi ngga ngejudge kucing, aku ngelawan mualku, pusingku, bahkan sampe gemeteran pas ngelus Momo buat yag pertama.
Terakhir ketemu Momo nguyel-uyel aku lhoo :3
Kemaren abis lahiran, anaknya empat. Sayangnya ngga bisa jengukin. Sesuatu yang pribadi sama si empunya Momo.
Mo, kangen aku ngga?
well, secara ngga banyak orang yang dikenal Momo di tempat barunya (tempat temenku), jarang keluar kandang, katany atakut dikawinin kucing kampung ntar hasilnya jelek. Kurasa hanya beberapa orang tertentu yang Momo kenal deket, dan sepertinya saya salah satunya :3


Momo, Love youu ~

Minggu, 18 Maret 2012

March, 18th 2012

Gals, ternyata cerpen yang sudak aku janjikan terpaksa tidak bisa dipost karena setelah aku re-read cerpen tersebut terlalu frontal untuk beberapa pihak yang terlibat. Heheheh. Maklum yaaah, diadopsidari real story, sih ...

Oh yaa, apa aku udah cerita kalau aku lagi berusaha untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan sedikit lebih baik. Garis tebalnya sih mengurangi bahasa gaul dan non-baku. Ayooo, Nit, keeep go on! amin.

Tanggal 10 Maret 2012 SMA N 9 Yogyakarta melaksanakan study tor ke Bali sampai tanggal 14 Maret 2012. Dari seluruh angkatan digunakan 4 bis yang dibagi menjadi 3 bis untuk anak jurusan IPA dan satu bis untuk anak jurusan IPS.

Well guys, I got nomer two. Di bis jejeran sama Dinda Khoirunisaa Ramadani. Anak XI IPA 5 juga. Dinda baik ... baik banget hahahah #hug Dinda.

Objek wisatanya sih relatif sudah pernah kukunjungi di tahun 2010 silam. Tanjung Benoa, Danau Bedugul, Taman Bunga, Pantai Kuta, Nusa Dua (prngolahan limbah), beberapa tempat oleh-oleh seperti: Joger, Sukowati, Cah Ayu, dan Karang Kurnia, dan mungkin ada yang terlupakan? entahlah aku lupa hahahaha.

Seruuuu banget bisa maen bareng temen-temen semua, unforgetable dan amazing banget. Apalagi di hari pertama harus penuh-penuhin kamar kaena kamar yang seharusnya untuk 4 orang harus digunakan untuk sembilan orang. Ada aku, Dinda Khoirunisaa R., Theresa Dian Segara Kasih, Lintang Kusumawardani, Anjela Putri Ratnaningrum, Noveana Puspa Widiatri, Aruni Hanin, Lucia Putri Kristianti, dan Ratih Indahsari. terrific banget ngga sih ahahahah.



Dari yang berkerudung biru tua namanya Azda, ke kanan Dinda, Laras, April, Aku, Hanin, yang kerudung cokelat Ratih dan yang jongkok di bawah Anjela. Taken @Pantai Kuta :) Nice, right?



Hanin, Vea, Lucia, Aku. Still @ Pantai Kuta :D



Itu Siregar, Aku pake baju ijo, terus Dinda, Dia, Lintang, sama Wulan. Yang nongol di belakang dan ganteng sendiri itu Yoga.


Hahaha ini dia foto eksotis anak-anak lagi tidur. Yang di kasur mulai dari paling kanan yang pakai baju item itu Dian, kirinya Lucia, Vea, sama Hanin. Yang tersangka dua di belakag itu Dinda sama aku. hahahahah.


Nah, ini foto terakhir happy famili banget hahaha yang ngambil gambar si Yoga, sayang banget dia jadi ngga kena hihi *puk-puk Yoga* yang depan Broto sama Wulan, atasnya Siregar sama aku, dan yang paling belakang si Zaka, mahonya Yoga sama Broto :D



Satu hal yang kutahu saat ini. Benar kata nenek bahwa masa SMA adalah masa yang paling indah :D

Kamis, 15 Maret 2012

March

Apa kabar blogger mania ? Kuharap kalian selalu dalam lindungan-Nya, amin.

Sudah lama sekali aku tidak menuliskan posting di halaman mungilku ini. Bukan karena aku tidak lagi mencintai menulis hanya saja aku terlalu sibuk dengan kegiatanku akhir-akhir ini. Yaa, aku mengalami banyak hal mengejutkan beberapa minggu terakhir ini, hal yang mau tidak mau banyak mengubah tatanan hidupku. Mulai dari berbagai les hingga tugas-tugas yang menuntutku untuk pulang sedikit larut. Melelahkan pasti, tetapi seperti kata Pak Ariyanto, guru BKku di sekolah bahwa apa pun yang ada harus kujalani dengan mau ataupun tidak. kini aku sudah cukup menyadarinya, tentu saja tidak ada lagi waktu bersenang-senang karena aku harus memperbaiki beberapa kesalahanku silam, seperti yang selalu kukatakan aku akan selalu berjuang menjadi lebih baik. Semoga, AMIN.

Tentu saja aku tidak dapat menuliskan banyak hal di sini, karena saat ini pun aku harus membantu kakakku menyelesaikan tugas kampusnya. Well, walaupun begitu aku ingin meninggalkan satu tulisanku di sini. Cerpen yang kutulis setelah sekian lamanya tidak menulis. Mungkin sedikit berantakan, tapi sudahlah beginilah yang sudah tejadi, hehehehe. Senang ataupun tidak semoga sedikit menginspirasi ...


Salam hangat teman-teman,

Anjani



Kamis, 16 Februari 2012

Buram

Sama ketika aku sanggup memaafkan segala kesalahnnya, betapapun dalam hatiku ingin sekali marah padanya tetapi yang keluar dariku adalah senyum tulus. Juga ketika dia tak juga mengerti tentang apa yang kuinginkan darinya, sedikit saja waktu dan perhatiannya yang sedikit-demi sedikit kucuri dari pandangannya walalupun nihil akhirnya. Waktu aku melihatnya dari kejauhan dan berpikir bahwa aku beruntung memiliki seseorang yang baik hatinya, tapi sayang ketika berdektan maka dia akan beurbah menjadi monster asing, oh tidak, ataukah aku yang menjadi monster asing untuknya ..
Penolakan, kekecewaan, dan tentu saja balasan yang setimpal tak pernah kuterima darinya .. sosok yang cuek, kaku, pasif, dan tidak memiliki kepekaan layaknya lelaki lain yang ku kenal (yang memiliki jiwa leadership), bukan, dia bukannya tidak memiliki jiwa leadership, hanya saja leadershipnya hanya diperuntukkan bagi teman-temannya saja dan tentu bukan untukku.
Bicara tentang prioritas akuah yang nomer kesekian dari daftar hidupnya. Aku kekasihnya, tetapi teman-temannya memiliki priorotas yang jauh lebih tinggi dariku, tidak percaya? haha itulah yang kuherankan .. loyalitasnya terhadap teman-temannya kuakui sangat bagus, tapi untukku? aku harus menanyakannya berulang kali, hmm....
Aku tak mengerti, dia terlalu sering meninggalkanku untuk hidupnya sendiri, karena mungkin diriku hanyalah sebuah iklan dalam rol film yang dia putar, dan teman-temannya adalah peran utamanya. Suatu waktu lagi-lagi aku harus berdiri sendiri dengan segala sisa ketegaran yang kumiliki untuk menghadapi segala pelik hidupku sendirian, senang ataupun sedih, duka atau bahagia, semua kulakukan tanpanya .. karena betapapun kucoba berbagi dengannya, masih sulit untuknya menganggapku tidak asing untuk memasuki hidupnya zona amannya.
Di sisi lain aku sangat mengerti bahwa dia telah mencoba untuk mengimbangiku, mencoba mengembalikan segala hal yang telah kuberikan untuknya, hanya saja aku tak dapat melihatnya dengan gamblang, aku juga tak dapat merasakan kehadirannya, ini semu untukku .... buram .